Slip Gaji Juni 2012 dan Mukjizat SABAR

Slip Gaji Juni 2012

Nama Arie Ayuning (Nama disamarkan)

Jabatan: Anggota Counter toko buku.

Lama kerja: 9 Bulan.

Masuk: 30 hari

Alpha: 1 hari

Lembur: 3 hari

Gaji pokok: 900.000

Uang hadir: 600.000

Tunjangan lembur: 60.000

Sub total: 1.560.000.

Potongan alpha: 150.000

Total gaji yang diterima bulan ini: 1.410.000 rupiah.

Kebiasaanku ketika jalan-jalan ke mall yang tidak bisa dilewatkan adalah pergi ke toko buku. Selain melihat buku terbaru yang terbit, aku juga mengamati semua jenis buku yang ada, meski buku tersebut tidak termasuk kategori yang kusukai. Aku selalu ingin mengetahui banyak pandangan dari penulis-penulis lain.

Namun sore itu berbeda, aku menemukan secarik kertas slip gaji di sebuah buku baru – plastiknya terbuka- yang sedang aku intip di sebuah toko buku di Pondok Indah Mal hari Minggu lalu.

Entah mengapa aku langsung tertarik dengan slip gaji yang terselip di sebuah buku yang tertata rapi di kategori buku baru terbit itu, mungkin karena kita jarang sekali kita menemukan barang pribadi milik seseorang yang terselip di sebuah buku.

Tampak sekilas, bisa kuperkirakan pemilik slip gaji ini adalah salah satu karyawan toko buku tersebut. Pikiranku mulai membayangkan bagaimana kronologis sebuah slip gaji gaji terselip di sebuah buku. Bagi sebagian besar orang, kertas slip gaji adalah salah satu rahasia paling pribadi, jarang sekali kutemukan ada orang yang memamerkan kertas slip gaji kepada umum, meskipun orang tersebut dikenal narsis sekalipun (kecuali oleh Bpk. Ahok-wakil Gubernur DKI Jakarta beberapa waktu lalu itu pun karena keadaannya mendesak yang disebabkan korupsi yang sudah merajalela).

Bagaimana slip tersebut bisa tertinggal oleh pemiliknya? Apakah tertinggal saat sedang ‘mencuri waktu’ saat membaca buku itu? Tidak tahukah dia bahwa jika saja ada seorang rekan kerjanya yang menemukan slip gaji itu maka akan ada satu rahasia pribadi yang akan terungkap?

Dengan sedikit perasaan gamang aku mengambil kertas yang terlipat itu, membukanya pelan-pelan dan membacanya dalam hati. Mataku berkaca-kaca, rasa haru menyerbak saat membacanya, bukan hanya karena angka-angka yang tertera, bukan hanya karena aku mengingat-ingat kisahku sendiri ketika pertama kali menerima gaji saat pertama kali merantau dan bekerja di Jakarta, namun yang lebih membuat hatiku trenyuh adalah ketika menyadari bahwa kertas slip gaji tersebut terselip di sebuah buku yang sampul depannya tertulis dengan huruf besar dan mencolok bertuliskan: ‘Mukjizat SABAR.’

 

Pikiranku kembali melayang membayangkan bagaimana perasaan pemilik kertas itu.

Jakarta, 2:22 AM, 5 September 2012.

Editing: 3 Maret 2013

3 pemikiran pada “Slip Gaji Juni 2012 dan Mukjizat SABAR

  1. Aku memaknainya beda lagi
    Bagaimana karyawan dapat bekerja dengan penuh kecintaan pada buku, sementara pikirannya harus bekerja keras bagaiman bersabar dan melakukan penghematan?
    Hebatnya, Arie Ayuning tetap kembali pada buku, Mukjizat Sabar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s